kalau pun kmuu bisa baca pikiran ku..
saat itu pkiran kuu kosong...
dengarkan yang ku ucap dan kamu berlalu..
sepotong kalimat tertunda karena kau berlalu..
tak usah disesali..
ku menangis sendiri ditemani serangkaian suara merdu burung2 di langit..
...dan kau tak kan peduli lagi ap yang kulakukan...
terima kasih..
menanti hujan berhenti di balik payung hitam..
berlindung dari keras nya terpaan angin..
masih tersentuh angin..
tak aman berlindung di sini..
pindahlah ke tempat lain..
duka yang kau tinggalkan di bawah payung hitam tak kan sirna..
tak kan terhapus..
kau kan menangis meninggalkan payung itu..
mencari tempat lain...
dan kau menyesali tempat barumu karena kau ta nyaman..
ingin kembali ke payung itu, tapi ia sudah hilang..
mencari tak ada guna..
karena kamu akan terkena derasnya hujan...
kalimatku tak selesai ku ucapkan..
kau berlalu..
dan kau tak peduli lagi...
kau bertingkah seolah aku angin tak berguna...
ya sudahh...
akkoo mencoba tabah..
payung hitam itu kamu..
tempat baru itu aku tak tahu..
dan aku..
hanyalah akuu ditemani burung2 merpati yang tak akan meninggalkan aku di sini sendiri...
burung merpatiku..
kawan-kawan ku..
akankah kau meninggalkan ku juga??
(niey puisi akuu buad tgl 7 Oktober 2009, )
0 komentar:
Posting Komentar